![]() |
| ki-ka: Nasywah, Darisah, mbak Henny dan saya! ^_^ |
Pembicaraan pertama kami malam itu sederhana, mengatur janji temu untuk melaksanakan salah satu tugas yang diembankan kepada kami berdua: mengenal lebih dekat.
Dari sekian banyak pilihan hari dan tanggal yang kami munculkan, akhirnya kami sepakat untuk bertemu pada hari Rabu, 3 Oktober 2018 di rumah mama saya. Selepas mengurus Asaboy berangkat sekolah, saya pun bersiap untuk menerima tamu hari itu, mbak Henny dan krucilnya.
Sekitar pukul sembilan, mbak Henny dan dua putri kecilnya pun sampai. Sekilas tampilan beliau biasa saja dengan gamis dan jilbabnya. Dua orang putrinya, Nasywah dan Darisah pun mengenakan busana muslimah yang syar'i dan modis.
Setelah bersalaman dan saling sapa, kami duduk bersama dan mulai mengobrol. Mulai dari hal ringan tentang aktifitas kami sehari-hari, hingga tentang bagaimana kami "menjaga kewarasan" sebagai ibu rumah tangga dan pekerja lepas.
Topik demi topik pun berganti hingga akhirnya beliau bercerita bahwa beliau sudah menulis 3 buku:
1. Cerdas Lewat Kertas (Diva Press)
2. Membangun Rasa Percaya Diri Anak (Elexmedia)
3. Hypnoparenting Islami (Kaisar)
Selain menulis buku, beliau juga merupakan kontributor di salah satu portal berita, www.suaramuslim.net. Bukan hanya itu, beliau juga merupakan pemilik dan pengelola Rumah Pelangi Daycare yang terletak di kawasan Depok Lama.
Dari kacamata saya, di balik gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, terlihat sekali aura kecerdasan beliau yang menguar kemana-mana. Seketika, saya merasa seperti butiran debu dan merasa sangat beruntung bisa mendapatkan pasangan MTK seperti beliau.
Yang saya sangat kagumi dari beliau adalah cara beliau "menjaga kewarasan" setiap harinya dengan tilawah di sepertiga malam. Satu hal yang masih sangat sulit untuk saya lakukan. Wong solat subuh aja saya masih suka kesiangan. :(
Rasanya malu sekaligus beruntung ketika saya bisa belajar langsung dari ahlinya. Belajar mengelola emosi ketika berhadapan dengan tingkah anak yang kadang "ajaib", atau istilah mbak Henny, "error".
Belajar mengelola waktu di tengah kesibukan dunia yang rasanya tidak ada habisnya, dan belajar menempatkan Allah di atas segalanya.
Terima kasih atas kunjungan singkat yang sangat bermanfaat, mbak. Semoga apa yang kita bicarakan pagi tadi menjadi manfaat ya, mbak. Semoga kita bisa bersilaturahim lagi di lain kesempatan, ya. Amiiin. :)
Sekitar pukul sembilan, mbak Henny dan dua putri kecilnya pun sampai. Sekilas tampilan beliau biasa saja dengan gamis dan jilbabnya. Dua orang putrinya, Nasywah dan Darisah pun mengenakan busana muslimah yang syar'i dan modis.
Setelah bersalaman dan saling sapa, kami duduk bersama dan mulai mengobrol. Mulai dari hal ringan tentang aktifitas kami sehari-hari, hingga tentang bagaimana kami "menjaga kewarasan" sebagai ibu rumah tangga dan pekerja lepas.
Topik demi topik pun berganti hingga akhirnya beliau bercerita bahwa beliau sudah menulis 3 buku:
1. Cerdas Lewat Kertas (Diva Press)
2. Membangun Rasa Percaya Diri Anak (Elexmedia)
3. Hypnoparenting Islami (Kaisar)
Selain menulis buku, beliau juga merupakan kontributor di salah satu portal berita, www.suaramuslim.net. Bukan hanya itu, beliau juga merupakan pemilik dan pengelola Rumah Pelangi Daycare yang terletak di kawasan Depok Lama.
Dari kacamata saya, di balik gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, terlihat sekali aura kecerdasan beliau yang menguar kemana-mana. Seketika, saya merasa seperti butiran debu dan merasa sangat beruntung bisa mendapatkan pasangan MTK seperti beliau.
Yang saya sangat kagumi dari beliau adalah cara beliau "menjaga kewarasan" setiap harinya dengan tilawah di sepertiga malam. Satu hal yang masih sangat sulit untuk saya lakukan. Wong solat subuh aja saya masih suka kesiangan. :(
Rasanya malu sekaligus beruntung ketika saya bisa belajar langsung dari ahlinya. Belajar mengelola emosi ketika berhadapan dengan tingkah anak yang kadang "ajaib", atau istilah mbak Henny, "error".
Belajar mengelola waktu di tengah kesibukan dunia yang rasanya tidak ada habisnya, dan belajar menempatkan Allah di atas segalanya.
Terima kasih atas kunjungan singkat yang sangat bermanfaat, mbak. Semoga apa yang kita bicarakan pagi tadi menjadi manfaat ya, mbak. Semoga kita bisa bersilaturahim lagi di lain kesempatan, ya. Amiiin. :)

Comments
Post a Comment